BLOGGER TEMPLATES AND MySpace 2.0 Layouts »

Rabu, 06 April 2011



Jumat, 01 April 2011

MENERAPKAN DESAIN KOMUNIKASI DAN VISUAL

Anda berencana berbisnis di internet? untuk itu diperlukan website sebagai media sarana promosi produk atau jasa anda. website yang baik akan menggantikan fungsi marketing dalam pemasaran produk dan jasa anda, website akan mempromosikan produk dan jasa anda selama 24 jam nonstop ke seluruh dunia. Syarat website yang baik adalah:

• Struktur website yang bersahabat dengan mesin pencari, terutama Google.
• Website dioptimasi untuk peningkatan kecepatan mengakses halaman.
• Navigasi menu yang memudahkan pengunjung mengakses halaman web.
• Fungsi tambah, hapus, koreksi, publikasi halaman websitedengan mudah.
• Keamanan/security yang terus terjaga dengan update patch version.
• Dapat ditambahkan fitur seperti social bookmarking, video streaming, dll.

KRITERIA HOSTING YANG BAIK UNTUK KITA YANG BARU BELAJAR INTERNET MARKETING ADALAH :

Hosting atau biasa disebut sebagai web hosting adalah layanan penyewaan ruang simpan data (space) yang digunakan untuk menyimpan data - data website agar halaman website tersebut bisa diakses dari mana saja. Data web tersebut meliputi file - file html, php script, cgi script, css, image, database, dan file lain yang dibutuhkan untuk menampilkan halaman web.

1. Memiliki support yang mudah dihubungi.
Pilih penyedia jasa hosting yang menyediakan team customer service yang bisa kita hubungi setiap saat, lebih baik jika mereka siaga 24 jam sehari selama 7 hari seminggu. Hal ini untuk mengantisipasi jika website atau hosting yang kita sewa terkena masalah, misal diserang virus, server down, dll.
2. Memiliki bandwith, disc space, dan kecepatan access yang baik dan sesuai dengan yang kita butuhkan.









Server Web Hosting
Kecepatan acces yang bagus adalah minimum uptime bisa mencapai 99.5% atau lebih. Sementara bandwith, atau data transfer (traffic) yang merupakan besarnya ukuran file dalam bytes yang dikirim oleh website kita ke pengunjung harus sesuai dengan kebutuhan kita.
Untuk pemula tidak perlu kita sewa hosting dengan bandwith tinggi, setelah traffic semakin banyak, kita bisa meningkatkan kapasitas bandwith kita. Begitu juga dengan disc space, tentu saja jika kita masih pemula, tidak perlu kapasitas disc space yang besar, secukupnya saja.
3. Tersedia fasilitas tambahan seperti e mail yang sesuai dengan nama domain kita,
misalnya amel@belajarinternet-marketing.com dan lebih baik jika tersedia fitur POP3, e mail forwading, dan autoresponder.
4. Memiliki feature Cpanel dan Fantastico DeLuxe untuk setiap hosting yang kita sewa.
Cpanel berfungsi agar kita bisa mengelola e mail account kita, menambah atau menghapus, mengubah password, dan lain sebagainya.
Salah satu feature yang terdapat pada Cpanel yang harus dimiliki oleh hosting yang baik adalah feature Fantastico. Dengan Fantastico kita bisa install CMS atau Content Management System yang ingin kita jadikan dasar pembuatan website kita. Pada Fantastico biasanya ada pilihan CMS : Joomla!, Drupal, Mambo, atau Wordpress.
Tinggal beberapa langkah atau klik saja pada feature Fantastico maka website yang kita inginkan sudah jadi.
5. Memiliki harga sewa yang bagus dan flexible.
Jangan tergoda oleh harga sewa hosting murah tetapi seringkali kualitas pelayanannya kurang bagus. Cari juga penyedia hosting yang jangka waktu sewanya flexible, biasanya ada yang menyewakan dalam 3 bulan, 6 bulan, atau tahun.

MACAM – MACAM BENTUK WEB :
Web Design
Sebuah website/blog dengan design yang sedap dipandang mata, isi yang mudah dibaca dan tidak cepat membuat lelah mata serta website yang tidak banyak memakan waktu ketika dikunjungi adalah syarat yang mutlak dimiliki oleh sebuah website/blog jika Anda tidak ingin kehilangan audience/pengunjung website Anda. Dengan demikian Anda harus mendesign sebuah website ataupun blog yang memenuhi syarat tersebut.
Web Script
Script yang baik dan lugas dalam menangani error page, redirect, script yang dapat menghindari asumsi penggandaan isi oleh search engine, script yang mudah beradaptasi terhadap perubahan, script yang dapat menginformasikan setiap perubahan website/blog dengan cepat, script yang membuat website/blog mudah untuk berbagi, dll. harus diperhatikan untuk menciptakan sebuah website/blog dengan kualitas baik.
Web Struktur
Struktur website/blog juga tidak dapat kita abaikan dalam membuat sebuah website yang baik dan benar, karena hal ini akan mempengaruhi posisi website/blog kita di search engine, mempengaruhi mudah tidaknya website kita ditemukan orang dan membuahkan traffic yang baik. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan :
1. Judul Website dan Tag Judul (Title Tag)
2. Meta Keyword and Meta Description
3. Link dan atributnya (Title Tag)
4. Gambar dan atributnya (ALT Tags)
5. Site Navigation
6. Sitemap dan sistem arsip
7. Format URL setiap artikel/halaman (permalink)
Kriteria website yang baik
Menurut CNET/Builder ada 7 kriteria yang menentukan sebuah website termasuk website yang baik/tidak, yaitu :

1. Usability
Jacob Nielsen sang guru usability, usability adalah ' dapatkah seorang user menemukan cara untuk menggunakan website tersebut dengan efektif ( doing things right ). Masih menurut Jacob, usability memiliki 5 karakteristik :
- Mudah untuk dipelajari;
- Efisien untuk digunakan;
- Mudah untuk diingat;
- Tingkat frekuensi kesalahan;
- Tingkat kepuasan pemakai;
Karakteristik yang telah ditentukan oleh Jacob Nielsen akan sangat sulit kita terapkan 100%, apalagi kalau sudah menyangkut kepentingan klien web, tetapi paling tidak bisa menjadi acuan yang membantu kita untuk merancang layout suatu website, agar website tersebut :
- Mudah dipelajari penggunaannya oleh pengunjung;
- Mudah diingat dan digunakan navigasinya oleh pengunjung;
- Dapat digunakan secara efisien;
- Memperkecil tingkat kesalahan pemakaian oleh pengunjung dalam mengoperasionalkan web;
- Memuaskan pengunjung hingga akhirnya tertarik untuk kembali lagi;
2. Sistem navigasi
Navigasi yang mudah dipahami oleh pengunjung secara keseluruhan.

3. Graphic Design
Pemilihan grafis, layout, warna, bentuk maupun typografi yang menarik visual pengunjung untuk menjelajahi website.

4. Content
Isi/konten yang bermanfaat ( 'Content is king , but without good design , Content is a naked king' ), kecuali website tersebut adalah website eksperimental/show off.
5. Kompatibilitas
Seberapa luas sebuah webite didukung kompabilitas peralatan yang ada, misalnya browser dengan berbagai plug-in nya ( IE, Mozilla, Opera, Netscape, Lynx, Avant, Maxthon dan masih banyak lagi dengan berbagai versi dan plugin nya)
6. Loading time
Waktu panggil (loading time), walaupun ada banyak faktor yang akan mempengaruhi waktu panggil (loading time) website yang akan kita buka, diantaranya: besar bandwith/koneksi pengakses, kondisi webserver pada saat diakses, aplikasi yang digunakan dalam membangun website,dsb. Anda memiliki waktu 8 detik pertama untuk meyakinkan pengunjung untuk meneruskan menjelajahi website anda atau menutup browser dan pergi ke website lain. Oleh karena itu, letakkan 'sesuatu' di 8 detik pertama tersebut yang bisa menarik perhatian pengunjung.
Hint: ukuran sebuah halaman web html dengan image di dalamnya (tanpa flash) adalah kurang lebih 50-60 kb.
7. Functionality
Ini akan melibatkan programmer dengan script-scriptnya, misal PHP,ASP,Java,CGI dsb, untuk menciptakan sebuah website yang dinamis, interaktif dan 'hidup' yang bisa mengajak pengunjung berkomunikasi secara langsung. Seberapa baik sebuah website bekerja dari aspek teknologikal nya.
Satu hal lagi aspek yang tidak boleh kita lupakan adalah accesibility, yaitu memaksimalkan penggunaan sebuah content ketika satu/lebih indera kita dimatikan/dikurangi (khususnya mata), ingat bahwa mungkin saja pengunjung website kita adalah orang yang memiliki kekurangan secara fisik ( Accesibility Checklist Recomendationnya W3C ).
Berikut kiat-kiat membuat web site yang baik
1. Isi
Yang pertama-tama dipikirkan adalah apa yang ingin ditampilkan dalam web. Apakah itu company profile, atau berita, atau koleksi gambar.
2. Struktur menu
Setelah tahu apa yang akan ditampilkan baru kemudian dirancang menu-menunya. Menu-menu nanti yang akan menjadi navigasi untuk mengarahkan pengunjung supaya mudah menemukan informasi yang perlu ia dapatkan.
3. Disain
Supaya pengunjung merasa nyaman browsing di website anda, anda harus membuat supaya web anda cantik. Pilihan warna-warna juga perlu dilakukan supaya mata yang melihatnya enak. Flash juga perlu, tapi dijaga supaya tidak terlalu ramai.
4. Mudah diindex oleh mesin pencari /search engine
Cara pembuatan HTML file juga perlu diperhatikan supaya search engine seperti Google mudah mengindex sehingga calon pelanggan yang sedang melakukan searching di Google mudah menemukan web anda sehingga anda mempunyai peluang mendapat pelanggan baru.
5. Ukuran file
Ukuran file juga harus diperhatikan supaya pengunjung cepat melihat web anda. Kalau terlalu menunggu, pengunjung akan meninggalkan web anda dan pindah ke tempat lain.
6. Pemasaran
Harus ada pemasaran yang efisien sehingga web anda dikenal orang. Ini bisa dilakukan secara offline maupun online. Jika dananya terbatas maka lakukan dengan online, jika dananya cukup lakukan gabungan pemasaran offline dan online. Untuk online lakukan dengan SEO (Search Engine Optimization), sehingga website anda mudah ditemukan melalui Google
7. Offline marketing tool
Website yang dihasilkan harus bisa disimpan dalam versi CD sehingga bisa dipakai sebagai Company Profile CD atau Product Catalog CD. CD ini juga bisa dipakai sebagai presentation tool untuk team sales dan marketing.


Kriteria Desain Web yang Baik

1. Kecepatan download adalah "kriteria desain utama". Jadi jangan sampai user menjadi sangat amat lama mendownload hanya karena suatu simbol saja. Hindari penggunaan gambar/image yang tidak perlu. Jika image /gambar fungsinya bisa digantikan text, sebaiknya menggunakan text.
2. Mekanisme "search" sangat perlu untuk site yang memiliki lebih dari 200 halaman.
3. Struktur yang baik, serta navigasi yang mudah.
4. Sebisa mungkin menghindari scrolling.
5. Isi informasi adalah "raja". Artinya isi adalah lebih penting daripada tempelan seperti logo yang beranimasi, bahkan text yang scrollingbisa mengganggu user.
6. Jadikan website Anda menjadi suatu kebutuhan informasi bagi pengakses, dan sebaiknya Anda perlu memikirkan penampilan pertama Anda.
7. Usahakan desain website Anda standar agar bisa menjangkau netter luas. Apabila Anda mempunyai target audience tersendiri, maka Anda bisa menambahkan nilai lebih pada website Anda misalnya menggunakan technologi ActiveX, Shockwave, Java, dll. Selama ini banyak browser yang menampilkan suatu website dengan berbeda. Browser seperti halnya kacamata atau alat untuk melihat informasi, namun saat ini ada perbedaan standarisasi browser.
Sebagai contoh Internet Explorer (IE) bisa menjalankan ActiveX namun browser lain belum tentu bisa. Teknologi lain kadangkala memerlukan plug-ins seperti shockwave.
Kesimpulan akhir, Anda harus menentukan fungsi website dan target audience terlebih dahulu sebelum memutuskan menggunakan teknologi baru browser yang rata-rata tidak standard. Jika website Anda benar-benar untuk kalangan umum, Anda harus memperhatikan kaidah standard seperti halnya www.yahoo.com, jika Anda mempunyai target Audience khusus dengan menggunakan peranti canggih , Anda bisa menambahkan tool tambahan seperti halnya www.shockwave.com .
Ciri-ciri website yang baik:
*Loading web yang cepat. Penyebab utama lamanya website ditampilkan adalah besarnya gambar atau animasi yang dimilikinya. Pengunjung website tidak suka menunggu munculnya website yang lama, terutama di Indonesia, ketika banyak orang masih menggunakan modem 56 Kbps, sehingga kecepatan mengambil data semakin terbatas.

*Mudah dibaca. Sebuat website harus mudah dibaca. Penggunaan warna yang tidak sesuai dapat menyulitkan pengunjung dalam memperoleh informasi yang diinginkan.

*Memiliki isi dan struktur yang baik. Website dibuat sehingga pengunjung memperoleh informasi yang diinginkannya. Kita perlu mengetahui, tujuan pengunjung mendatangi website, yaitu ingin memperoleh informasi, dan kemungkinan membeli produk atau layanan kita. Oleh karena itu, website perlu dibuat untuk menolong pengunjung mendapatkan apa yang diinginkannya, yaitu dengan memiliki isi dan struktur yang baik. Isi yang baik, dapat dilihat dari kelengkapan informasi produk dan layanan yang berikan. Setelah pengunjung tertarik dengan produk atau layanan kita, ia perlu dibawa untuk menutupnya dengan pembelian. Hal itu dapat tercapai antara lain dengan memiliki struktur website yang baik, sehingga memudahkannya dalam melakukan pembelian. Struktur website yang baik dapat dilihat dari navigasinya (link-link yang dimilikinya). Melalui navigasi yang buruk, pengunjung dapat tersesat dan kemudian meninggalkan situs yang dikunjunginya
TAMPILAN ATAU LAYOUT DESAIN WEBSITE YANG BAIK
Sebuah desain website secara visual harus menarik. Mengingat desain bisa mencerminkan suatu produk, menggambarkan karakter perusahaan, maupun mevisualisasi pribadi seseorang. Hal pertama yang ditangkap pengunjung ketika tiba pada sebuah website adalah desain website tersebut (layout, image, dan elemen desain lainnnya), pengunjung tidak membaca kontenterlebih dahulu, melainkan tanpa sadar memilah secara visual dan kemudian baru memutuskan akan melanjutkan mendalami konten atau meninggalkan website. Terutama apabila pengunjung yang baru pertama kali mendatangi sebuah website, kesan pertama yang dia tangkap akan menjadi penentu, apakah website ini pantas dikunjungi lagi atau tidak.


Pencitraan website bisa dibangun dengan memanfaatkan visual desain, sebuah desain website bisa saja dibangun menjadi berbagai karakter. Penting sekali untuk menentukan karakter yang tepat, yang sesuai dengan misi dan latar belakang website tersebut. Sebagai gambaran mudah, untuk website sebuah perusahaan finansial karakter yang dibangun secara visual harus memberi kesan profesional, aman, formal, dan sekaligus bisa mengambil kepercayaan pengunjung website.


Sedangkan website personal, ataupun blog personal, bisa ditampilkan lebih santai, informal, hangat, tidak terlalu kaku dan menuntut, sehingga pengunjung bisa merasakan kedekatan dengan pribadi pemilik website. Bisa saja website personal menampilkan kesan ceria, aktif, dan dinamis, atau bisa juga misterius, atau lainnya, tergantung personality yang ingin ditampilkan oleh pemilik website kepada pengunjungnya.



Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada desain website, diantaranya adalah:
Penggunaan warna yang tepat


Warna sangat berpengaruh dalam sebuah desain. Seperti yang telah kita ketahui, masing masing warna memiliki karakter tersendiri, dan mecerminkan suasana tertentu. Skema warna (kombinasi warna) dalam desain harus bisa mewakili karakter yang diinginkan. Tetapi perlu diingat, kombinasi warna yang berlebihan akan mengalihkan pengunjung dari konten website.
Teks yang mudah dibaca
Teks harus mudah dibaca, hal ini bisa dicapai dengan mengatur kontras warna teks dengan background. Selain itu penggunaan font yang tepat juga perlu diperhatikan, jenis font, ukuran font, style dan konsistensinya dalam desain. Selain itu pengaturan paragraf dan jarak antara teks dengan elemen lain juga perlu diperhatikan. Whitespace atau ruang kosong antar elemen harus harmonis. Semua hal tersebut bertujuan supaya Teks mudah dibaca.
Desain visual yang harmonis
Image atau gambar secara visual merupakan unsur atau elemen utama dalam desain. Image bisa digunakan sebai pemanis, atau penyeimbang atau point of interest. Sebaiknya pemilihan image sesuai dengan keseluruhan tema dan karakter desain website. Komposisi image dengan elemen lain juga harus sesuai, adakalanya sebuah website membutuhkan image yang besar (hampir fullscreen) untuk memberi kesan tertentu, dan dikombinasi dengan teks yang lebih kecil porsinya, ada pula website dengan komposisi teks yang lebih banyak dan image hanya sebagai unsur tambahan. Komposisi antara image dengan teks tergantung dari tema dan karakter yang ingin dibangun.



Yang penting harus bijaksana dalam memilih, menempatkan, dan mengkomposisi image, dan yang tidak kalah penting adalah kualitas image itu sendiri. Hal lain yang harus menjadi pertimbangan adalah besarnya file. Kecepatan load sebuah halaman website sebagian besar ditentukan oleh besarnya ukuran file, terutama image, apalagi bagi kita di Indonesia yang kecepatan akses internetnya sebagian besar dibawah rata-rata.
Layout yang Simpel
Layout atau tataletak desain diusahakan sesederhana mungkin, minimalisir elemen-elemen yang tidak penting, maksimalkan whitespace (jarak antar elemen). Website dengan layout yang baik, mudah untuk dijelajahi, pengunjung mudah untuk menemukan sesuatu, dan dengan cepat menemukan apa yang dicarinya.
5 Kriteria Desain Website
1. Waktu loading yang cepat
Dari sudut pandang manapun, waktu loading yang cepat harus menjadi
perhatian utama. Apabila wesite Anda gagal ditampilkan dengan sempurna
dalam waktu beberapa detik, biasanya pengunjung baru enggan berlamalama
menunggu dan memutuskan untuk meninggalkan website Anda. Biasanya
ini terjadi pada pengunjung yang berasal dari hasil pencarian dimana mereka
membutuhkan informasi yang tepat dan singkat.

2. Tidak memiliki halaman antara
Halaman antara adalah halaman yang ditampilkan sebelum halaman utama
ditampilkan yang biasanya disebut dengan Splash Page atau Intermission.
Halaman seperti ini biasanya berisi ucapan selamat datang atau bahkan iklan.
Halaman seperti ini sering ditemukan, seringkali hanya berisi logo website
dengan tulisan “Click here to Enter Site” di bawahnya. Hal ini sungguh
mengganggu bagi pengunjung website Anda.

3. Tidak memuat file multimedia yang terlalu banyak
Video dan audio adalah konten multimedia yang cukup mengganggu
pengunjung dan memang tidak efektif. Biasanya pengunjung akan langsung
mengecilkan volume atau bahkan menutup website Anda. Apabila file
multimedia memang diperlukan, buat agar file tersebut tidak langsung
dijalankan pada saat website dibuka dan tambahkan link untuk mengaktifkan
file multimedia tersebut.
Bentuk lain yang cukup mengganggu adalah gambar animasi, sebisa mungkin
tempatkan gambar animasi di luar konten utama website Anda sehingga
pengunjung tidak terganggu ketika berusaha membaca konten tersebut.

4. Memberikan pesan, kesan dan tautan yang jelas
Pengunjung akan segera meninggalkan website Anda jika mereka tidak
mendapatkan kejelasan tentang apa yang ditawarkan pada website Anda.
Berikanlah informasi yang cukup pada halaman website Anda mengenai isi
website tersebut seperti judul yang cukup jelas dibaca dan menginformasikan isi
halaman website Anda. Berikan tautan (link) yang menuju halaman-halaman
lain pada website Anda.
Tempatkan tautan ini pada tempat yang mudah dijangkau dan jelas terlihat.
Hindari pemuatan tautan yang menuju halaman website yang masih dalam
pengembangan. Sebagai alternatif, berikan pesan yang menyebutkan bahwa
halaman tersebut akan dapat diakses pada jangka waktu tertentu.

5. Memiliki desain dengan struktur yang tepat
Tentukan struktur penempatan konten website seperti header, footer, menu
navigasi dan blok iklan. Usahakan struktur tersebut sama pada setiap halaman
sehingga pengunjung tidak dibuat bingung dengan misalnya, menu yang
berpindah-pindah.
Usahakan agar pemilihan warna, penempatan logo website dan font yang
digunakan konsisten pada setiap halaman sehingga pengunjung tidak merasa
berpindah ke website lainnya. Jangan pernah menempatkan iklan yang lebih
banyak daripada konten Anda karena pengunjung tidak mencari iklan
melainkan konten website Anda.

Dengan mengikuti kriteria tersebut, peluang Anda dalam memberikan kepuasan
kepada pengunjung akan lebih tersedia. Dapat disimpulkan bahwa desain website
yang baik dilihat dari sudut pandang target pengunjung bukanlah sebuah website
dengan tampilan mewah nan indah, melainkan sebuah desain terstruktur dan
informatif serta memberikan kemudahan pada setiap pengunjung untuk
mengeksplorasi website Anda.
Meskipun demikian, sebuah desain website yang baik belum tentu bisa membuat
penunjung tetap mengunjungi website Anda. Banyak hal lain yang harus juga dipenuhi
seperti konten yang selalu ter-update serta akurasi sebuah artikel yang ditawarkan.


Desain yang tepat untuk sebuah situs merupakan sebuah keharusan untuk Anda.
Kemudian, bagaimana caranya mengetahui desain manakah yang paling tepat untuk
Anda, sementara ada banyak sekali style desain rancangan website tersedia? Ada
banyak sekali cara untuk mendesain sebuah situs sehingga sangat memungkinkan
seseorang untuk melakukan kesalahan saat mendesain website.
Yang harus Anda ingat adalah bahwa semua pilihan ada di tangan Anda, karena ini
adalah situs Anda, dan Anda harus memutuskan apa yang Anda sukai. Pilihan seperti
warna, style, fonts, gambar dan gaya penulisan yang digunakan, semuanya itu
merupakan hal yang bersifat personal dan bukan hal yang bisa dianggap mudah. Apa
yang Anda paparkan dan kerjakan dalam situs, mencerminkan banyak hal tentang
siapa Anda.

Berikut ini merupakan beberapa hal dasar yang perlu Anda perhatikan
ketika merancang situs Anda.
• Grafis/Gambar
Grafis atau gambar merupakan bagian terpenting dari suatu situs Internet.
Dengan grafis/gambar, kita dapat memberikan unsur warna, kesan dan tema.
Unsur-unsur tersebut sangat dibutuhkan, asalkan tidak terlalu berlebihan. Terlalu
banyak gambar tidak hanya membuat upload situs Anda lambat, tetapi juga
kekanak-kanakan.

• Layout
Bagaimana Anda menginginkan situs Anda terlihat? Apakah Anda ingin semua
text berada di sebelah kanan dan grafis di sebelah kiri, atau sebaliknya. Apakah
Anda ingin menempatkan iklan di bagian atas halaman ataukah semua iklan
akan ditempatkan di bagian samping? Merancang sebuah layout yang tampak
sama untuk semua halaman situs Anda akan lebih memudahkan pengunjung
dalam memahami isi situs Anda, daripada membuat layout yang berbedabeda
untuk setiap halaman. Tetapi bukan berarti pula Anda tidak boleh
membuat layout halaman yang berbeda-beda untuk setiap penulisan halaman,
namun paling tidak sebaiknya setiap halaman mempunyai dasar layout yang
hampir sama.

• Navigasi
Navigasi yang mudah merupakan hal yang penting dalam situs yang baik. Jika
pengunjung tidak mendapat apa pun dari situs Anda, apakah mereka akan tetap
mengunjungi situs itu?
Iklan
Iklan yang terlalu banyak merupakan hal yang buruk bagi para pengunjung. Cobalah
untuk menempatkannya sebaik mungkin di tempat yang paling dihiraukan
pengunjung tanpa mengganggu prioritas isi atau content yang ada.

•Proses Pemeliharaan (maintenance)
Setelah membuat situs, Anda harus memeliharanya. Jika Anda menghubungkannya
dengan situs yang lain, Anda harus memeriksanya secara rutin untuk memastikannya
masih ada, karena kadang ada situs yang hilang.

• Sesuatu yang ‘Berkedip’ Sesuatu yang berkedip, entah itu gambar maupun tulisan,
dapat menjadi hal yang mengganggu pengunjung.

• Ramai/Berisik
Banyak orang sering menambahkan musik pada situs mereka. Semua itu baik, tetapi
jika lagu terlalu keras hingga pengunjung melompat dari tempat duduk mereka ketika
membuka situs Anda, maka mereka akan cepat-cepat meninggalkan situs Anda dan
tidak akan kembali lagi.

• Pop-Ups
Tidak hanya iklan pop-up namun juga pop up boxes. Anda tahu, ketika Anda
membuka sebuah situs dan kemudian nama Anda ditanyakan, mungkin itu masih bisa
dimaklumi. Namun jika kemudian muncul 5 (lima) baris pertanyaan berbeda atau harus
menjawab sebuah pertanyaan di setiap halaman situs tersebut, maka pengunjung
akan segera menutup dan meninggalkan situs tersebut, karena merasa terganggu.

• Warna
Kita semua tahu bahwa membaca halaman hitam putih akan sangat membosankan.
Itulah mengapa kita harus menambahkan unsur warna ke dalam situs yang kita buat.
Dengan memberikan warna yang tepat, maka akan menambah kesempurnaan situs,
sehingga halaman-halamannya akan mudah dibaca. Anda harus yakin bahwa warna
yang Anda berikan akan sesuai dengan warna text. Jika Anda mempergunakan
warna yang terlalu ‘berani’ ataupun perpaduan warna yang tidak sedap dipandang
mata, maka pengunjung akan akan malas untuk membaca halaman tersebut dan
mencari situs lain yang lebih menarik.

• Fonts
Anda tidak harus memakai standart fonts yang sama terus menerus dalam sebuah situs
agar tidak membosankan. Ada banyak sekali jenis font yang lain, yang akan membuat
tulisan Anda terlihat lebih menarik dan lebih baik. Namun pemakaian font yang terlalu
beraneka ragam dalam suatu halaman juga tidak baik. Batasilah pemakaian font
dalam suatu situs menurut jenis pemakaiannya.

• Gaya Penulisan
Setiap orang mempunyai cara penulisan sendiri-sendiri. Anda dapat menjadi
seseorang yang lucu, serius, atau apa adanya. Bagaimana Anda menulis dalam situs
Anda adalah hak Anda sepenuhnya, dan Anda perlu memilih dengan gaya penulisan
yang bagaimana Anda akan mengisi situs Anda.

• Isi/Content
Situs tentang apakah nanti yang Anda rencanakan? Ada berapakah macam hal yang
Anda tulis? Tentu saja semua itu terserah Anda. Hal apapun yang Anda tulis, Anda
harus yakin bahwa ejaan dan tata bahasa yang dipergunakan sudah benar, dan jika
Anda mempunyai cukup waktu, bacalah ulang untuk meyakinkan bahwa sudah tidak
ada lagi kesalahan bahasa.

Rabu, 30 Maret 2011











Senin, 03 Januari 2011

Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden

Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah





Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

* Komponen komputer
* Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
* Buku manual dan referensi dari komponen
* Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

rakit2.jpg

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

* Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
* Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

rakit3.jpg

Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir

1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

rakit4.jpg

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.

rakit5.jpg

Jenis Slot

1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

rakit6.jpg



3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

rakit16.jpg



4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM

1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

rakit7.jpg



rakit8.jpg

Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.



rakit9.jpg

rakit10.jpg

5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.



rakit11.jpg

6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

rakit12.jpg

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

rakit13.jpg

rakit14.jpg

rakit15.jpg



8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

rakit17.jpg

9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

rakit18.jpg

10. Penyelessaian Akhir

1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.



rakit19.jpg

Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/

LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
Read More...... Read More......
Diposkan oleh erma di 20.13 0 komentar
Nov
26
Sistem Keamanan Jaringan
Sistem Keamanan Jaringan

A) Pendahuluan

Komputer merupakan alat pengolah data elektronik yang bekerja dan dikendalikan oleh sekumpulan instruksi-instruksi yang disebut program, digunakan untuk membantu manusia agar pekerjaannya menjadi lebih mudah, cepat dan akurat. Sampai saat ini kecanggihan komputer masih berkembang dengan menggunakan jaringan yang memungkinkan user 1 dan yang lainnya terhubung tanpa batas waktu dan jarak ke seluruh dunia. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan karena kita dapat bekerja dimanapun kita berada.
Akan tetapi mudahnya pengaksesan jaringan, perlu sebuah keamanan jaringan untuk menyaring dan menentukan user-user yang boleh dan bisa masuk dalam jaringan kita. Sehingga data-data serta semua informasi penting yang ada dalam jaringan kita tetap terjaga kerahasiaannya.
Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk menelusuri lebih dalam tentang segala aspek yang mungkin kita manfaatkan untuk meningkatkan kemanan jaringan tersebut. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan berbagai software-software yang ada dipasaran, yang memang disetting untuk sistem keamanan jaringan. Beberapa software yang bersangkutan dengan sistem keamanan jaringan antara lain:

1. Everest Corporate
2. Soft Perfect Personal Firewall

Software-software diatas adalah beberapa software yang dapat kita gunakan dalam sistem jaringan komputer.

B) Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah system yang terdiri atas komputer perangkat jaringan lainnya yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

1. Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU memori, harddisk.
2. Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
3. Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi Berdasarkan skala :
1. Local Area Network (LAN)
2. Metropolitant Area Network (MAN)
3. Wide Area Network (WAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

a. Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

b. Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada

C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:
1. Topologi bus
2. Topologi bintang
3. Topologi cincin
4. Topologi Mesh (Acak)
5. Topologi Pohon (Hirarkis)
6. Topologi Linier

C) Sistem Kerja Software-software Jaringan
1. Everest Corporate

Lavaliys EVEREST Corporate Edition menemukan suatu standar baru dalam manajemen jaringan dideklarasikan dengan menyediakan cakupan solusi yang penuh untuk administrator dan helpdesk staff. Corak yang di-set meliputi keamanan yang siaga dan laporan customized yang mencakup informasi perangkat keras, perangkat lunak dan informasi keamanan sistem operasi, diagnostik, audit jaringan, perubahan manajemen dan monitoring Jaringan. Everest adalah suatu aplikasi yang sangat dibutuhkan/harus ada untuk semua lingkungan jaringan bisnis yang menggunakan teknologi terakhir untuk menurunkan biaya operasioanl IT dan biaya-biaya lainnya.

2. Soft Perfect Personal Firewall

Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2, Windows Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal Firewall, Kerio Personal Firewall, dan lain-lain. Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.
Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.

Firewall berfungsi untuk:
a. Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
b. Melakukan autentikasi terhadap akses
c. Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
d. Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator

D) KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

1. Probe / scan
Ialah usaha-usaha yang tidak lazim untuk memperoleh akses ke dalam sebuah sistem, atau untuk menemukan informasi tentang sistem tersebut. Kegiatan probe dalam jumlah besar dinamakan Scan. Ada bermacam-macam tool yang digunakan untuk keperluan ini, seperti network mapper, port mapper network scanner, port scanner, atau vulnerability scanner.

Informasi yang diperoleh, biasanya:
a. topologi dari jaringan target
b. tipe traffic yang melewati firewall
c. host yang aktif
d. sistem operasi pada host
e. software yang berjalan pada server beserta versinya.

2. Account Compromise

Penggunaan account sebuah komputer secara ilegal oleh seseorang yang bukan pemilik account, dimana account tersebut tidak mempunyai privilege sebagai administrator sistem.

3. Root Compromise

Mirip account compromise tetapi mempunyai privilege sebagai administrator sistem.

4. Packet Sniffer

Perangkat lunak / keras yang digunakan untuk memperoleh informasi yang melewati jaringan komputer. Biasanya dengan NIC bermode promiscuous.

5. Denial of Service (DOS)

Membuat sumberdaya jaringan maupun komputer tidak bekerja sehingga tidak mampu memberikan layanan kepada user. Misalkan saja dengan membanjiri sumberdaya komputer, misal CPU, memori, ruang disk, bandwith jaringan. Serangan dapat dilakukan dari satu komputer atau beberapa komputer (Distributed DOS).

6. Eksploitasi Perintah
Menyalahgunakan perintah yang bisa dieksekusi.



7. Malicious Code
Program yang bila dieksekusi akan menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan di dalam sistem. Misal, trojan horse, virus, dan worm.

8. Penetration
Pengubahan data, privilege, atau sumberdaya.

Beberapa jenisnya:
a. User to Root: user lokal pada sutau host memperoleh hak admin.
b. Remote to user: pengakses luar memiliki account lokal di host target.
c. Remote to Root: pengakses luar memperoleh account admin di target.
d. Remote to Disk Rend: Pengakses luar bisa membaca file di host target.
e. Remote Disk Write: pengakses luar bisa menulis file di host target.
9. Privilege Escalation

User publik bisa memperoleh akses sebagai user lokal, yang nantinya bisa dilanjutkan ke hak akses sebagai admin.

E) JENIS SERANGAN TERHADAP KEAMANAN
Pada dasarnya, menurut jenisnya, serangan terhadap suatu data dalam suatu jaringan dapat dikategorikan menjadi 2, yaitu:

1. Serangan Pasif
Merupakan serangan pada sistem autentikasi yang tidak menyisipkan data pada aliran data, tetapi hanya mengamati atau memonitor pengiriman informasi ke tujuan. Informasi ini dapat digunakan di lain waktu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Serangan pasif yang mengambil suatu unit data kemudian menggunakannya untuk memasuki sesi autentikassi dengan berpura-pura menjadi user yangg autentik / asli disebut dengan replay attack. Beberapa informasi autentikasi seperti password atau data biometric yang dikirim melalui transmisi elektronik dapat direkam dan kemudian digunakan untuk memalsukan data yang sebenarnya. Serangan pasif ini sulit dideteksi karena penyerang tidak melakukan perubahan data. Oleh sebab itu untuk mengatasi serangan pasif ini lebih ditekankan pada pencegahan daripada pendeteksiannya.

2. Serangan Aktif
Merupakan serangan yang mencoba memodifikasi data, mencoba mendapatkan autentikasi, atau mendapatkan autentikasi dengan mengirimkan paket-paket data yang salah ke dalam data stream atau dengan memodifikassi paket-paket yang melewati data stream. Kebalikan dari serangan pasif, serangan aktif sulit untuk dicegah karena untuk melakukannya dibutuhkan perlindungan fisik untuk semua fasilitas komunikassi dan jalur-jalurnya setiap saat. Yang dapat dilakukan adalah mendeteksi dan memulihkan keadaan yang disebabkan oleh serangan ini.


F) PRINSIP PENGAMANAN SISTEM

1. Otentifikasi Pemakai
Identifikasi pemakai saat login merupakan dasar asumsi sistem proteksi sehingga metode otentifikasi didasarkan pada tiga cara, yaitu sesuatu yang diketahui pemakai, yangg dimiliki pemakai, dan mengenai pemakai.

2. Password
Password merupakan salah satu otentifikasi yang diketahui pemakai, dimana pemakai memilih suatu kata kode, mengingatnya dan mengetikkannya saat akan mengakses sistem komputer. Teknik pengamanan dengan password mempunyai beberapa kelemahan, terutama karena pemakai sering memilih password yang mudah diingatnya.

3. Identifikasi Fisik
Pendekatan identifikasi fisik ini dilakukan dengan memeriksa apa yang dimiliki pemakai.

4. Pembatasan
Pembatasan dapat dilakukan untuk memperkecil peluang penembusan oleh pemakai yang tidak diotorisasi. Untuk pembatasan login, misalnya dengan login pada terminal dan waktu tertentu, call back, login dapat dilakukan oleh siapapun tetapi setelah sukses maka sistem akan segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yangg telah disepakati. Pembatasan jumlah usaha login sampai dengan tiga kali, dan segera dikunci.

G) KEBIJAKSANAAN PENGAMANAN KOMPUTER
Kebijaksanaan pengamanan biasanya sederhana dan umum digunakan, di mana setiap pengguna dalam sistem dapat mengerti dan mengikutinya. Isinya berupa tingkatan keamanan yang dapat melindungi data-data penting yang disimpan oleh setiap pengguna. Beberapa hal yang dipertimbangkan dalam kebijaksanaan pengamanan adalah: siapa sajakah yang memiliki akses ke sistem, siapa sajakah yang diizinkan unttuk menginstall program ke dalam sistem, siapa memiliki data apa, perbaikan terhadap kerusakan yang mungkin terjadi, dan penggunaan yang wajar dari sistem.

H) KEAMANAN KOMPUTER
Sistem keamanan komputer digunakan untuk menjamin agar sumberdaya tidak digunakan atau dimodifikasi oleh orang atau oknum yang tidak diotorisasi. Pengamanan dalam hal ini termasuk masalah teknis, manajerial, legalitas, dan politis. Secara garis besar pengamanan sistem komputer mencakup empat hal yang sangat mendasar yaitu:

1. Pengamanan fisik
Pengamanan fisik dapat dilakukan dengan menempatkan sistem komputer pada tempat yang mudah diawasi dan dikontrol untuk mengantisipasi kelalaian / keteledoran dari para user yang sering meninggalkan terminal komputer dalam keadaan logon. Keteledoran semacam ini dapat memungkinkan pihak lain untuk dapat mengaksses beberapa fasilitas sistem komputer yang sebenarnya bukan menjadi hak mereka. Bahhkan mereka dapat melakukan tindakan perusakan terhadap sistem komputer tersebut.

2. Pengamanan Akses
Pengamanan akses biasanya menjadi tanggungjawab para administrator sistem. Dalam hal ini seorang administrator harus mampu mengontrol dan mendokumentasikan seluruh akses ke sistem komputer dengan baik sehingga dapat mempercepat dan mempermudah pencarian penyebab masalah dan soluusinya bila suatu saat terjadi sesuatu dalam sistem komputer tersebut.

3. Pengamanan Data
Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan akses dimana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Sebagai contoh, departemen pemasaran daris suatu perusahaan hanya dapat mengakses data yangg berkaitan dengan pemasaran barang dan tidak dapat mengakses data gaji pegawai karena data gaji pegawai merupakan wewenang departemen personalia.Data yang sangat sensitif dapat dipasangi password tertentu.

4. Pengamanan Jaringan
Jaringan disini berkaitan erat dengan pemanfaatan jaringan publik / umum seperti internet. Pengamanan jaringan dapat dilakukan dengan menggunakan kriptografi dimana data yang sifatnya sensitif dienkripsi terlebih dahulu sebelum ditransmisikan melalui internet. Dengan mentransmisikan data yang telah dienkripsi maka walaupun data tersebut jatuh ke pihak yang tak berhak, maka pihak tersebut tidak akan mengerti isinya.

I) Tips Keamanan Sistem
Tips Keamanan Sistem (terhadap virus, trojan, worm,spyware)

1. Gunakan Software Anti Virus
2. Blok file yang sering mengandung virus
3. Blok file yang menggunakan lebih dari 1 file extension
4. Pastikan semua program terverifikasi oleh tim IT di unit kerja masing masing
5. Mendaftar ke layanan alert email
6. Gunakan firewall untuk koneksi ke Internet
7. Uptodate dengan software patch
8. data secara reguler
9. Hindari booting dari floopy disk
10. Terapkan kebijakan Sistem Keamanan Komputer Pengguna